sticker kaca sanblast

mempercantik penampilan pintu, jendela, atau interior kaca di rumah anda dengan motif kaca gravir / patri atau bahkan anda bisa mengunakan materi dari stiker kaca. Penampilan baru yang lebih cantik dari sebuah rumah, interior, atau aksesorinya tak selalu dihasilkan dari renovasi besar. Imajinasi dan kreativitas mampu memunculkan sesuatu yang baru dan unik. Stiker kaca merupakan solusi juga  untuk menambah gaya, dan privasi untuk setiap ruangan di rumah indah Anda ,tapi menghias kaca dengan teknik dari kaca patri atau grafir akan terkesan lebih indah dan ELEGAN





          

Tips Pemasangan Sandblast / Stiker Jeruk / Stiker Kaca Film

1. Langkah pertama adalah mempersiapkan cairan sampo. Cairan ini diperlukan untuk membersihkan permukaan kaca dari kotoran-kotoran yang menempel. Ambillah botol penyemprot, dan isilah dengan air. Masukkan sampo, lalu kocok sampai sampo tercapur dengan air.
Semprotkan cairan sampo tadi ke seluruh permukaan kaca. Kemudian gunakanlah silet untuk membersihkan permukaan kaca. Gosok permukaan kaca menggunakan silet (dengan posisi silet miring), sampai kotoran yang menempel hilang.




2. Gunakan pembersih kaca untuk membersihkan sisa-sisa sampo dan kotoran yang masih melekat. Bersihkan sampai semua sampo hilang, tapi jangan lap dengan apa pun sesudahnya.
Setelah kaca selesai dibersihkan, basahi lagi permukaan kaca dengan cairan sampo tadi sampai seluruh permukaan kaca benar-benar basah. Lakukanlah hal yang sama pada permukaan stiker yang berperekat. Langkah ini bertujuan untuk melicinkan permukaan stiker agar tidak langsung menempel. Dengan demikian bila terjadi kesalahan penempelan, Anda masih bisa memperbaikinya dengan menggeser-geser stiker tersebut.


 
3. Pasang stiker pada permukaan kaca. Bila Anda kurang pas memasangnya, perbaiki saja dengan menggeser stiker tersebut sampai terpasang sesuai keinginan.
Bila posisi stiker dirasa sudah tepat, bersihkan cairan sampo tadi menggunakan pembersih kaca. Hal ini sekalian untuk mengeluarkan udara yang terdapat di antara stiker dan kaca.
Agar udara dan cairan sampo benar-benar hilang, gosok permukaan stiker dengan stepper. Namun sebelum menggosok permukaan stiker dengan stepper, bungkus stepper dengan tisu yang agak tebal. Ini perlu dilakukan untuk mencegah tergoresnya permukaan stiker akibat gesekan dengan stepper.



4. Apabila Anda ingin membuat motif pada stiker, gambarlah telebih dahulu motif yang diinginkan pada permukaan stiker. Lalu potonglah stiker menurut motif tersebut menggunakan bantuan cutter.
Setelah motif yang diinginkan selesai dibuat, gosok sekali lagi permukaan stiker dengan pembersih kaca agar stiker tertempel dengan baik dan sisa sampo yang masih ada bisa benar-benar hilang.

Written by Athala Interior


silahkan hubungi kami untuk pemesanan dan 
pemasangan sticker sanblast



Tips Merawat Kaca Patri


Setiap orang selalu berusaha menampilkan suasana rumah yang nyaman, indah dan tentunya memberi nilai estetika. Menggunakan kaca dekoratif pada rumah Anda bisa memberi nilai estetika. Hal ini karena jenis kaca dekoratif lebih mahal dan memiliki tampilan atau kesan yang lebih dibandingkan kaca biasa. Salah satunya kaca patri yang sudah dikenal sejak abad ke-10. Kaca ini bisa digunakan di jendela dan pintu.
Kaca patri merupakan perpaduan seni lukis dan seni warna dengan menggunakan rangka timah, seng, atau tembaga yang disambung dengan sistem sarang laba-laba, sesuai desain yang diinginkan. Sesuai dengan sifatnya yang dekoratif atau berhias, memang lebih sesuai digunakan untuk rumah dengan tema atau gaya yang juga berhias, seperti rumah model klasik, mediterania atau etnik.

Pola atau gambar yang lazim digunakan pada kaca patri bermotif floral, binatang atau motif klasik. Yang sifatnya menyenangkan dan menenteramkan untuk dilihat. Bisa juga digunakan untuk menambahkan efek cahaya dari bias sinar matahari yang masuk melalui jendela atau bukaan lainnya.
Kaca patri sebagai hiasan mampu membuat suasana dan pemandangan rumah menjadi lebih cerah dan lain. Kaca ini dipasang sebagai bagian dari kaca jendela atau kaca mati sebagai penerang ruangan. Namun, patri yang menyatukan kaca-kaca itu membuat kaca sulit dibersihkan. Nah, berikut trik membersihkan kaca patri.
Tip Memilih dan Merawat Kaca Dekoratif

1. Penempatan kaca dekoratif harus disesuaikan dengan sifat kaca dan kebutuhan, artinya pastikan penempatannya benar, tidak meruksak nilai keindahan yang sudah ada. Terkadang kita menggunakannya sangat berlebihan, di bagian-bagian yang terkadang kurang terlihat dan kurang fungsional, kaca itu diletakkan. Seperti di bagian kepala tempat tidur, terkadang banyak yang menggunakan kaca patri didalam kepala tempat tidur, selain kurang fungsional, hal ini pun terkadang sangat membahayakan si pemakai tempat tidur sendiri, seperti pecah terbentur kepala ataupun sebagainya.

2. Untuk panil kaca patri, selalu mintakan sistem triplon glass, agar perawatannya mudah, seperti merawat kaca polos biasa saja. Jadi kacanya mudah untuk dibersihkan, selain warna atau bentuk gambarnya tidak akan hilang juga luntur, sistem triplon glass juga mempermudah pembersihannya, jadi bagian-bagiannya mudah dijangkau, tidak ada tekstur yang sangat mencolok pada kacanya, jadi membersihkannya semudah mengelap kaca polos biasa.

3. Pilihlah perajin yang terpercaya dan ahli, dengan begitu kaca patri yang kita miliki pun berkualitas yang sangat baik, selain tidak mudah pecah, otomatis perawatannyapun akan menjadi lebih mudah dan ringan. Karena itu pilihlah pengrajin yang tidak hanya terkenal, tapi terpercaya juga ahli dalam membuat kaca patri ini.

4. Bersihkan kaca dekoratif secara berkala. Pastikan anda rutin membersihkannya, karena bila dibersihkan secara berkala, debu atau kotoran yang mengumpul jadi lebih sedikit dan mudah untuk dibersihkan. Hal ini juga sangat mempengaruhi kekuatan kaca, apabila kotoran yang menempel pada kaca patri ini sangat tebat, dengan begitu beban kaca pun akan semakin berat, khususnya untuk kaca-kaca bagian atap, dan hal ini bisa membuat kaca patri rapuh dan mudah pecah.

5. Untuk kaca patri, kotoran terutama pada list atau bagian sela-sela kaca. Gunakan kape atau benda tajam sejenis untuk membersihkan, namun harus hati-hati dan telaten. Siapkan juga kain bal/katun, lem silikon, kape (pencungkil) atau benda tajam lainnya seperti pisau atau cutter, sabun colek, air bersih. Selanjutnya, campur air bersih dengan sabun colek hingga berbusa. Celupkan kain bal/katun dan bersihkan seluruh permukaan kaca patri. Gosok hingga berbusa. Setelah selesai, bilas sampai bersih, dan keringkan dengan menggunakan kain kering.

6. Saat membersihkan, mungkin Anda akan menemukan rongga, yang disebabkan memuainya bagian penahan kaca. Untuk mengatasinya, agar kaca tidak longgar dan bergoyang-goyang, oleskan lem silikon untuk menutup rongga tersebut. Cek setiap tiga sampai enam bulan karena umumnya lem sudah memudar.
Untuk membersihkan sisi kasar dan halus pada kaca tidak jauh berbeda, namun Anda akan mengetahui bahwa membersihkan bagian yang kasar akan lebih mudah mengingat bagian ini tidak/jarang terkena debu. Begitulah salah satu cara merawat kaca patri dan cara membersihkannya, semoga tips ini dapat membantu dalam merawat rumah anda.


Fungsi Kaca Dekoratif Untuk Rumah Anda



Tiap rumah tdk bisa dipisahkan dari yg namanya pintu dan jendela. Meski sifatnya yg mutlak ada di semua rumah, bukan berarti pintu, terutama jendela, tak bisa menjadi penambah nilai keindahan hunian. Kaca dekoratif, misalnya.

Kaca dekoratif, menurut arsitek jasa interior rumah Probo Hindarto,sesuai dgn sifatnya yg dekoratif atau berhias, memang lebih sesuai digunakan untuk rumah dgn tema atau gaya yg juga berhias, seperti rumah model klasik, mediterania, maupun etnik dgn pola atau gambar yg lazim digunakan yaitu motif floral, binatang, atau motif bergaya klasik.

Sebab, sifat pola-pola tersebut begitu menyenangkan dan menenteramkan untuk dilihat. Tak heran,dekorasi dgn pola-pola tersebut digemari. Namun, bila dipakai untuk rumah dgn gaya modern atau minimalis, maka bisa membuat gaya rumah itu tdk konsisten, bahkan kacau. Sementara, untuk padu padan dgn perabot dan ornamen di dalam rumah, kaca dekoratif ini cenderung lebih fleksibel. Tinggal bagaimana Anda dan sang arsitek jasa interior rumah yg menyesuaikannya dgn warna, fungsi, dan desain rumah.

Begitu pun saat Anda ingin menentukan letak dan posisinya, biasanya kaca dekoratif lebih banyak diterapkan pada bagian-bagian yg ingin diekspos. Misalnya di bagian tangga, kaca dibuat tdk hanya sebagai pembatas atau railing tangga, juga sebagai focal point pada area tersebut. Contoh lain pada pintu. Kaca dekoratif bisa dipadukan dgn material lain yg ada pada pintu.

Selanjutnya, kaca dekoratif juga bisa diaplikasikan sebagai partisi. Cara ini lebih menarik ketimbang Anda harus membangun sebuah dinding masif. Kaca dekoratif memang berbeda dari jenis kaca yg kita kenal. Jenis kaca ini memiliki warna, pola, dan tekstur yg beragam. Tak heran, kaca ini dibagi menjadi beberapa klasifikasi sehingga lebih memudahkan pengguna dalam memilih dan mengaplikasikannya. Adapun klasifikasi yg pertama adalah warna.

Arsitek Andry Hermawan mengatakan, aplikasi warna kaca merupakan cara paling umum digunakan saat Anda mengaplikasikan kaca dekoratif di dalam hunian. Contohnya kaca patri, fungsi lain sebagai penambah efek cahaya dari bias sinar matahari yg masuk melalui jendela atau bukaan yg lain.

Klasifikasi kedua adalah dari tekstur dan bentuk. Menurut Andry, kaca dekoratif jenis ini lebih mengarah ke mozaik sehingga dalam pengaplikasiannya, komposisi bidang dan aplikasi pada interior dan eksterior sangat penting agar sinergi plus konsep ruang tetap terpenuhi. Misalnya, Andry menyebutkan, triple glass layered yg pada sisi tengahnya merupakan crackin glass. Cara ini bisa menciptakan efek shading yg baik, seperti air.

Selanjutnya. Kaca dekoratif jenis ini merupakan murni art dari seniman kaca. Tak heran, kemampuan dan keterampilan seniman kaca dekoratif inilah yg kelak menentukan nilai jualnya.

Kendati demikian, semua jenis klasifikasi ini adalah komponen nonstruktural sehingga sangat dibutuhkan yg namanya material struktural demi keamanan dan perkuatan pada elemen kaca dekoratif tersebut.

Struktur perkuatan biasanya bergantung pada jenis desain, dimensi, perletakan fungsi, dan teknologi yg digunakan.

Sumber: lifestyle.okezone.com


Menambah Estetika Rumah dengan Kaca Patri


 
SETIAP orang selalu berusaha menampilkan suasana rumah yang nyaman, indah dan tentunya memberi nilai estetika. Menggunakan kaca dekoratif pada rumah Anda bisa memberi nilai estetika. Hal ini karena jenis kaca dekoratif lebih mahal dan memiliki tampilan atau kesan yang lebih dibandingkan kaca biasa. Salah satunya kaca patri yang sudah dikenal sejak abad ke-10. Kaca ini bisa digunakan di jendela dan pintu.
Kaca patri merupakan perpaduan seni lukis dan seni warna dengan menggunakan rangka timah, seng, atau tembaga yang disambung dengan sistem sarang laba-laba, sesuai desain yang diinginkan. Sesuai dengan sifatnya yang dekoratif atau berhias, memang lebih sesuai digunakan untuk rumah dengan tema atau gaya yang juga berhias, seperti rumah model klasik, mediterania atau etnik.

Pola atau gambar yang lazim digunakan pada kaca patri bermotif floral, binatang atau motif klasik. Yang sifatnya menyenangkan dan menenteramkan untuk dilihat. Bisa juga digunakan untuk menambahkan efek cahaya dari bias sinar matahari yang masuk melalui jendela atau bukaan lainnya.

Tip Memilih dan Merawat Kaca Dekoratif
1. Penempatan kaca dekoratif harus disesuaikan dengan sifat kaca dan kebutuhan.
2. Untuk panil kaca patri, selalu mintakan sistem triplon glass, agar perawatannya mudah, seperti merawat kaca polos biasa saja.
3. Pilihlah perajin yang terpercaya dan ahli.
4. Bersihkan kaca dekoratif secara berkala.
5. Untuk kaca patri, kotoran terutama pada list atau bagian sela-sela kaca. Gunakan kape atau benda tajam sejenis untuk membersihkan, namun harus hati-hati dan telaten.
6. Saat membersihkan, mungkin Anda akan menemukan rongga, yang disebabkan memuainya bagian penahan kaca. Untuk mengatasinya, agar kaca tidak longgar dan bergoyang-goyang, oleskan lem silikon untuk menutup rongga tersebut.(Fidelia/ghiboo.com)


Sentuhan Estetika Interior Rumah Kaca Dekoratif


MODERN FUTURISTIK: Penggunaan elemen kaca untuk alas meja di bagian perabot, tampak modern dan bernilai seni tinggi.

Ada banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk mempercantik interior tempat tinggal Anda mulai dari desain ruangannya, pemilihan warna cat tembok bahkan hingga pemakaian elemen kaca dekoratif (kaca bercorak) sebagai penghias ruangan.


Namun tidak serta-merta Anda dapat menggunakannya begitu saja, padu padan warna kaca dekoratif hendaknya dapat menampilkan keharmonisan secara lebih menyeluruh pada rumah. Berikut ini sebagai bahan informasi Anda tentang jenis–jenis kaca dekoratif yang dapat Anda pilih sesuai dengan desain dan selera Anda :

Sand Blasting Glass Kaca hias yang proses pembuatannya adalah dengan cara menyemprotkan pasir halus pada permukaan kaca. Debu dan kotoran halus dapat mudah menempel karena lapisan kulit kaca yang sengaja dikikis demi menimbulkan pola tertentu. Penggunaan kaca dekoratif jenis ini sebaiknya pada tempat tinggal yang jauh dari serangan debu.

Moons Glass Biasa juga dikenal dengan nama Fusion Glass adalah kaca yang proses pembuatannya dengan ditumpuk-tumpuk lalu dibakar hingga menjadi satu. Proses pembuatan kaca ini sebenarnya pengembangan dari teknik Melton Glass. Kelebihan dari Moons Glass adalah jenisnya lebih berwarnawarni dan tahan lama. Kaca dekoratif ini juga tidak memerlukan logam untuk menyambung tiap bagian kaca seperti pada kaca patri.

Melton Glass Asal kata Melton sendiri sebenarnya memiliki arti kaca lumer, yaitu kata “melt” dan “on” yang berarti kaca yang dilumerkan. Proses pencairannya memerlukan suhu hingga mencapai 900 derajat C selama 20 jam. Sifat kaca Melton Glass sangat bertekstur sehingga lebih cocok digunakan pada partisi, kamar tidur atau kamar mandi.

Kaca Patri Pertama kali ditemukan pada abad ke 10 Masehi, merupakan perpaduan seni lukis dan seni warna dengan memakai rangka timah, tembaga atau seng yang disambung memakai sistem sarang laba-laba dengan bentuk menyesuaikan desain. Pada 1990-an dikenal sistem triplon glass (tripe glazed unit) yaitu teknik melapisi panel kaca patri dengan dua lembar kaca tempered sehingga terlindung dari polusi udara dan dapat juga mereduksi tingkat polusi suara dari luar.

Lamina Art Glass Kaca dekoratif yang memakai teknik pelapisan dua lembar kaca menggunakan film khusus. Di antara dua lembar kaca tersebut disisipkan bahan tipis seperti kertas merang, foto, lukisan atau kain sebagai bahan material dekorasi.

Arty Overlay Glass Dikenal juga dengan istilah Bevel Glass Overlay yaitu kaca dekoratif yang teknik pembuatannya dengan merekatkan kaca menggunakan lem kaca transparan sehingga saat dipasang akan menimbulkan kesan warna pelangi.

Semoga dengan informasi tentang jenis-jenis kaca dekoratif dapat membantu Anda untuk menentukan kaca dekoratif apa yang paling sesuai untuk mempercantik interior. Selamat mencoba dan selalu berpikir bebas untuk menciptakan kenyamanan di rumah Anda!


kaca inlay

Proses Detail Pembuatan Kaca Inlay


Satu hal yang membuat kaca inlay ini begitu berharga adalah cara pembuatannya. Cara pembuatan yang mengandalkan ketelitian dan rasa seni yang tinggi membuat produk kaca inlay tak dapat disejajarkan dengan produk masal hasil pabrik lainnya.
1. Desain
Pada proses ini seorang desainer akan menerjemahkan keinginan pemesan dalam rupa desain kaca inlay yang spesifik. Desainnya pun tak bisa asal-asalan. Untuk bentuk lengkung, dibutuhkan minimal diameternya 3 cm.
2. Pemotongan Motif
Walaupun agak berbahaya, tetapi proses pemotongan kaca motif masih dilakukan secara manual menggunakan pemotong kaca. Ketelitian dan kepresisian menjadi kuncinya.
3. Penghalusan
Kaca motif yang telah dipotong berdasarkan desain kemudian memasuki proses selanjutnya. Gerinda digunakan untuk menghaluskan tepian kacanya agar tampak rapi dan indah.
4. Pengemalan
Selagi motif-motif dihaluskan, proses pengemalan desain di kaca dasar dilakukan. Tujuannya agar motif terpasang rapi pada tempatnya, sesuai dengan desain yang telah dibuat.
5. Gluechip
Gluechip digunakan untuk memberi motif dan tekstur acak pada kaca dasar. Prosesnya dengan menuangkan bahan kimia khusus, sejenis lem, pada kaca yang kemudian dipanaskan dalam oven bersuhu 60-800 selama 24 jam. Tidak semua kaca inlay melalui proses ini.
6. Penempelan
Inilah proses yang membedakan kaca inlay dengan produk-produk kaca lainnya. Motif-motif yang telah dibuat ditempel pada kaca dasar dengan menggunakan perekat khusus yang memanfaatkan sinar UV. Proses ini dikerjakan dengan hati-hati agar hasil sempurna.
7. Pembersihan
Setelah selesai proses penempelan, kaca yang sudah bermotif pun dibersihkan dari sisa-sisa lem yang berlebih dengan menggunakan kain basah dan semprotan biji aluminium (sandblasting) agar tepiannya rapi dan halus.
8. Finishing
Di tahap akhir ini kaca inlay bermotif ditutup dengan kaca dasar dan diberi sweagle di antaranya. Sweagle adalah bahan sejenis karet yang berfungsi untuk menutup rongga antarkaca dan mencegah udara dan air masuk ke lapisan kaca inlay.
Anda dapat memilih jenis kaca tempered (kaca mobil), yang akan hancur dalam keping kecil, atau kaca laminate, yang akan tetap menempel saat pecah, sebagai kaca dasar untuk jaminan keamanan. (Bernadetta Tungga Aditya)



 
Copyright 2010 SENI kaca grafir surabaya. All rights reserved.
Themes by surabaya l ART l GLASS